Setelah membahas cukup dalam pada artikel – artikel sebelumnya tentang sejarah WWW dan sejarah internet, maka pada artikel kali ini saya mencoba untuk mengambil materi yang bersangkut paut dengan artikel sebelumnya. Yaitu membahas tentang Bahasa Pemograman yang digunakan pada saat kita membangun sebuah website (web building). Untuk itu, marilah kita masuk ke pokok pembahasanšŸ˜€.

Secara etimologi yang dimaksud dengan bahasa pemrograman adalah bahasa buatan yang dirancang untuk mengungkapkan perhitungan yang dapat dilakukan oleh mesin, khususnya komputer. Bahasa pemrograman dapat digunakan untuk membuat program yang menentukan perilaku sebuah mesin, menyampaikan ketepatan algoritma, atau sebagai modus komunikasiā€“interaksi dengan manusia.

Bahasa program memiliki beberapa bentuk, fungsi dan cara penulisannya, akan tetapi mengacu kepada sintaks dan semantik, tepatnya sejak komputer memerlukan petunjuk yang ditetapkan. Beberapa diantaranya ditentukan oleh spesifikasi dokumen (misalnya, standar ISO), sedangkan yang lainnya memiliki dominan sebagai pelaksana (seperti pada Perl misalnya).
Kemudian bila dilihat dari segi definisi maka, yang dimaksud dengan bahasa pemrograman memiliki sifat seperti berikut ini;

* Function: (Fungsi) apabila dari fungsinya bahasa pemrograman adalah bahasa yang digunakan untuk menulis program komputer, yang melibatkan satu atau lebih komputer sehingga dapat melakukan komputasi [2] atau Algoritma dan bisa juga digunakan sebagai pengontrol perangkat eksternal seperti printer, robot, Scanner, dan sebagainya.
* Target: Bahasa pemrograman berbeda dari bahasa yang terdapat pada manusia, yang secara hakiki bahasa pada manusia digunakan untuk berinteraksi antara satu dengan lainnya. Sementara dengan adanya bahasa pemrograman, manusia mampu untuk berkomunikasi kepada beberapa perangkatā€”mesin untuk mengikuti intruksi yang manusia kehendaki. Beberapa bahasa pemrograman yang digunakan oleh satu perangkat untuk kontrol lain, misalnya PostScript program yang sering dibuat oleh program lain untuk mengendalikan komputer printer maupun layar.
* Constructs: (Konstruksi). Bila dilihat dari struktur penulisannya bahasa pemrograman berisi konstruksi untuk mendefinisikan dan melakukan manipulasi terhadap struktur data dengan mengendalikan secara dinamis yang pada akhirnya melakukan eksekusi terhadap perintah yang diinstruksikan
* Expressive power: (Daya Ekspresif): Menurut teori dari classifies bahasa oleh komputasi bahasa pemrograman mempunyai kemampuan dalam melakukan satu ekspresi yang dapat digunakan untuk menciptakan satu perangkat tertentu, dengan menggunakan sesi algoritma.

Kali ini, saya tidak akan membicarakan seluruh bahasa pemrograman yang ada di dunia komputerisasi, tapi hanya akan membahas lingkup kecil dari bahasa pemrograman yang dipergunakan untuk membangunā€”menciptakan website, sehingga Anda siap untuk mempelajari dan menjadi webmaster yang handal. (Tentunya harus siap membaca referensi buku lainnya)

Web Programming

Untuk menciptakanā€”membuat sebuah aplikasi website terlebih dahulu Anda harus paham, mana yang digunakan untuk bahasa pada sisi server, dan mana bahasa yang dipergunakan untuk sisi client (browser).
Server-side scripting

Disebut dengan server-side scripting karena keberadaan dari skrip tersebut tertanam pada server yang secara otomatis mengeksekusi permintaan dari browser (sisi client) kepada server dan biasanya menghasilkan kustom tanggapan untuk klien.

Server-side script dapat mengakses struktur direktori pada file server, ia juga memiliki akses ke server-side perangkat lunak yang membentang secara fungsionalitas pada server. Bisa juga disebut dengan komponen ActiveX untuk Microsoft Web server dan modul untuk Apache Web server. Script sisi server secara visual tidak terlihat oleh klien; hanya XHTML (ditambah setiap sisi klien) skrip yang akan terlihat oleh klien. Server-side scripting adalah teknologi web server di mana permintaan dari setiap pengguna dapat dipenuhi dengan menjalankan skrip langsung pada web server untuk membuat halaman HTML secara dinamis.

Umumnya Script jenis ini digunakan untuk menyediakan situs Web interaktif, yang secara fungsionalnya membentuk database interface yang dapat menyimpan data atau lainnya berdasarkan permintaan. Berbeda dengan klien-side scripting dimana script dijalankan oleh penampilan web browser, biasanya menggunakan bahasa JavaScript. Lalu keuntungan utama dari penggunaan server-side scripting adalah pada kemampuannya untuk menyesuaikan tingkat respons yang tinggi berdasarkan kebutuhan pengguna, hak akses, atau permintaan data ke toko online.

Server-side scripting hampir seluruhnya dilakukan dengan menggunakan kombinasi dari C program, Perl skrip dan skrip shell yang menggunakan Common Gateway Interface (CGI). Skrip tersebut dijalankan oleh sistem operasi, yang membantu koding dan hasilnya hanya melayani kembali oleh server web. Saat ini, yang lebih banyak dipergunakan oleh website dinamis adalah bahasa scripting seperti ASP dan PHP, karena dapat dieksekusi langsung oleh server web itu sendiri atau oleh modul ekstensi (misalnya mod perl atau mod php) ke server web.

Website dinamis yang kadang-kadang juga didukung oleh aplikasi web server, misalnya Python ā€œBase HTTP Serverā€ perpustakaan, meskipun beberapa mungkin tidak mempertimbangkan ini untuk server-side scripting.
Klien-side scripting

Klien-side scripting umumnya mengacu kepada kelas dari program komputer pada web yang dijalankan sisi klien, oleh pengguna web browser, bukan dari sisi-server (di web server). Ini jenis program komputer adalah bagian penting dari Dynamic HTML (DHTML) konsep, memungkinkan halaman web yang akan scripted; yang, untuk mengubah konten yang berbeda dan tergantung pada masukan pengguna, kondisi lingkungan (seperti waktu hari), atau variabel lain.

Penulis Web (Script) menulis sisi klien dalam bahasa script seperti JavaScript dan VBScript. Script sisi klien seringkali tertanam dalam sebuah dokumen HTML, tetapi mungkin juga terdapat dalam file terpisah, yang dirujuk oleh dokumen yang menggunakannya. Sesuai permintaan, yang diperlukan file yang akan dikirim ke pengguna komputer oleh server web (atau server) di mana mereka berada. Pengguna web browser mengeksekusinya script, kemudian menampilkan dokumen, termasuk terlihat output dari script. Script sisi klien juga dapat berisi instruksi untuk browser untuk mengikuti jika pengguna berinteraksi dengan dokumen dengan cara tertentu, misalnya, klik tombol tertentu. Petunjuk ini dapat diikuti tanpa komunikasi dengan server, walaupun mereka mungkin memerlukan komunikasi tersebut.

Dengan melihat file yang berisi script, pengguna dapat melihat sumbernya kode. Banyak web penulis untuk mempelajari bagaimana menulis script sisi klien sebagian dengan memeriksa kode sumber lain untuk penulisā€™ skrip. Sebaliknya, server-side script, yang ditulis dalam bahasa seperti Perl, PHP, dan server-side VBScript, dijalankan oleh server web ketika pengguna meminta dokumen. Mereka menghasilkan output dalam format yang dimengerti oleh web browser (biasanya HTML), yang kemudian dikirim ke pengguna komputer. Pengguna tidak dapat melihat kode sumber skrip (kecuali penulis menerbitkan kode secara terpisah), dan bahkan mungkin tidak menyadari bahwa script telah dilaksanakan. Sisi klien skrip mempunyai akses yang lebih luas informasi dan fungsi yang tersedia pada browser, sedangkan server-side script mempunyai lebih banyak akses ke informasi dan fungsi yang tersedia pada server.

Berikut adalah penjelasan tentang bahasa pemrograman apa saja yang biasa digunakan untuk membuat suatu website :

1. Bahasa Pemrograman HTML
HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet.
HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C).
HTML berupa kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai dengan yang diinginkan.
Sebuah file yang merupakan file HTML dapat dibuka dengan menggunakan browser web seperti Mozilla Firefox atau Microsoft Internet Explorer.

2. Bahasa Pemrograman PHP
PHP adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini.
PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web.
PHP banyak dipakai untuk membuat situs web yang dinamis, walaupun tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain.
PHP biasanya berjalan pada sistem operasi linux (PHP juga bisa dijalankan dengan hosting windows).

3. Bahasa Pemrograman ASP
ASP adalah singkatan dari Active Server Pages yang merupakan salah satu bahasa pemograman web untuk menciptakan halaman web yang dinamis.
ASP merupakan salah satu produk teknologi yang disediakan oleh Microsoft.
ASP bekerja pada web server dan merupakan server side scripting.

4. Bahasa Pemrograman XML
Extensible Markup Language (XML) adalah bahasa markup serbaguna yang direkomendasikan W3C untuk mendeskripsikan berbagai macam data.
XML menggunakan markup tags seperti halnya HTML namun penggunaannya tidak terbatas pada tampilan halaman web saja.
XML merupakan suatu metode dalam membuat penanda/markup pada sebuah dokumen.

5. Bahasa Pemrograman WML
WML adalah kepanjangan dari Wireless Markup Language, yaitu bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi berbasis XML (eXtensible Markup Langauge).
WML ini adalah bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi wireless.
WML merupakan analogi dari HTML yang berjalan pada protocol nirkabel.

6. Bahasa Pemrograman PERL
Perl adalah bahasa pemrograman untuk mesin dengan sistem operasi Unix (SunOS, Linux, BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows, PowerPC, BeOS, VMS, EBCDIC, dan PocketPC.
PERL merupakan bahasa pemograman yang mirip bahasa pemograman C.

7. Bahasa Pemrograman CFM
Cfm dibuat menggunakan tag ColdFusion dengan software Adobe ColdFusion / BlueDragon / Coldfusion Studio.
Syntax coldfusion berbasis html.

8. Bahasa Pemrograman Javascript
Javascript adalah bahasa scripting yang handal yang berjalan pada sisi client.
JavaScript merupakan sebuah bahasa scripting yang dikembangkan oleh Netscape.
Untuk menjalankan script yang ditulis dengan JavaScript kita membutuhkan JavaScript-enabled browser yaitu browser yang mampu menjalankan JavaScript.

9. Bahasa Pemrograman CSS
Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup.
Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML.
Walaupun demikian, bahasanya sendiri dapat dipergunakan untuk semua jenis dokumen XML termasuk SVG dan XUL.
Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web Consortium (W3C).

SUMBER : disini, disini, dan disinišŸ˜€